Jumat, 19 November 2010

Tips Suspensi Daihatsu Gran Max


Suspensi Daihatsu Gran Maxterasa keras dan limbung? Sama seperti pengalaman Raffi, dia baru sebulan lalu menebus Daihatsu Gran Max keluaran 2010, namun setelah dipakai untk aktifitas harian, Raffi merasakan pada bagian suspensinya agak kurng nyaman, keras dibagian belakang sehingga ada gejala limbung . Tidak putus asa, ia pun melarikan mobil maupun motor 8 penumpang tersebut ke bengkel per Ceper dan Toko Variasi Mobil maupun motor

Sampai Toko Variasi Mobil maupun motor, Alex atau biasa dikenal ‘babeh’ menyarankan agar per belakang disubtitusi dengan per keong (Coil Springs) belakang kepunyaan Mercy Tiger. Itu ‘resep’ kalau mau nyaman dan stabil serasa naik sedan. “Pasalnya, kandungan baja di batang per keong buatan eropa lebih terkenal bagus dan lentur. Karena per keong yg bertugas menopang bodi jika tidak lentur bantingan suspensi jadi terasa keras dan limbung akan terasa saat melewati jalan aspal bergelombang (bumpy),” ungkap lelaki paruh baya yg mengenakan kaos ini.

Aplikasi penggantian per bagian belakang ini juga dapat dilakukan pada Luxio, Avanza, APV atau Terios. Untk Terios, Avanza atau Xenia bila ingin nyaman bisa memakai per keong belakang BMW E36 atau pakai per depan milik Toyota Corona ’76. Sedangkan, pada APV per depan menggunakan per belakang milik BMW seri 528 atau seri 520 dan bagian belakangnya bisa pakai per belakang Honda Cielo. “Saya berani jamin hasilnya akan lebih enak, lantaran sudah banyak konsumen dengan tipe mobil maupun motor tersebut minta diperbaiki suspensinya agar tidak terlalu empuk dan kekerasan,” Yakin Alex Karnadi.

Lalu, dengan mengganti sokbreker alternative pilihannya bisa menggunakan punya mobil maupun motor Volvo 740 atau Jeep Wrangler. Nah, asyiknya Raffi mengaku tidak perlu mencari suku cadang pengganti, lantaran Ceper Baru juga menyediakan komponen bekas (copotan) dengan kondisi masih layak pakai, yg dari segi harga jauh lebih murah ketimbang banderol baru.

Terakhir, karena tidak semua ukuran tinggi per pengganti sama dengan per asli bawaan mobil maupun motor maka perlu ada penyesuaian dengan cara memotong tiap ulir pernya sampai tingginya sama. Lama pengerjaan sekaligus pemasangan untk satu unit mobil maupun motor sekitar 15 sampai 30 menit. “Harga per dan sokbreker yg dijual sudah termasuk jasa pemasangan,” tutup babeh di bengkelnya.

Berikut estimasi biaya Komponen second di toko variasi mobil maupun motor:

1. Sokbreker belakang Volvo 740 (warna biru) Rp 1, 7 jutaan (sepasang)

2. Per BMW E 36 Rp 700 ribu (sepasang)

3. Per Toyota Corona ‘79 Rp 500 ribu (sepasang)

4. Per BMW 528 Rp 600 ribu (sepasang)

5. Per Honda Cielo Rp 500 ribu (sepasang)

6. Per Mercy Tigger Rp 600 ribu (sepasang)

Sumber: situsotomotif.com

Temukan semuanya tentang iklan gratis, Pasang Iklan, usaha, Iklan Baris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar