Rabu, 18 Agustus 2010

Dondurma

Dondurma (Turkish, literally "freezing") is the name given to ice cream in Turkey. Dondurma typically includes the ingredients milk, sugar, salep, and mastic, and may originate from the Turkish region of Kahramanmaraş.

Two qualities distinguish Turkish ice cream: texture and resistance to melting. Inclusion of the thickening agents salep, a flour made from the root of the Early Purple Orchid, and mastic, a resin, impart chewiness.

The Kahramanmaraş region is known for maraş dondurması, a variety which contains distinctly more salep than usual; tough and sticky, it is sometimes eaten with a knife and fork.

Consumption and culture

Dondurma is commonly sold from both street vendor's carts and store fronts where the mixture is churned regularly with long-handled paddles to keep it workable.

As of 2010, the average rate of consumption in Turkey was 2.8 liters of ice cream per person per year (compare to the USA at 18.3 liters per person in 2007, and world consumption leader New Zealand at 22-23 liters in 2006).

Some Turks adhere to a belief that cold foods, such as ice cream, will cause illnesses - such as sore throats and the common cold; it is held that consumption of warm liquid while consuming ice cream will counteract these effects.

The popularity of salepi dondurma has caused a decline of wild orchids in the region and led to a ban on exports of salep. Some translate salepi dondurma as "fox testicle ice cream"; however, the Turkish name comes directly from the Arabic name, saḥlab‎ ('orchid'), the two-lobed root of which resembles testicles.

Source: www.wikipedia.com

See also: sate, seafood



Belajar Main Saham Online dan Investasi di Pasar Modal


Anda perlu tahu bahwa di masa sekarang ini, belajar main saham adalah hal yang wajib hukumnya. Alasannya simple saja, Anda pasti telah mengetahui bahwa deposito dan instrumen perbankan lainnya hanya memberikan imbal hasil (interest) yang amatlah minim. Jika Anda berharap mendapatkan passive income yang lumayan, tidak mungkin rasanya apabila Anda hanya mengandalkan instrumen investasi jenis deposito maupun tabungan. Mungkin Anda bisa mengikut Kursus Saham agar lebih mahir dalam bidang ini.

Sesungguhnya, investasi dapat dilakukan ke dalam berbagai instrumen. Investasi saham hanyalah salah satu dari sekian banyak jenis investasi yang ada. Anda pasti tahu instrumen investasi yang tergolong terkenal di mata awam seperti deposito, emas, dan juga properti. Akan tetapi, dengan belajar main saham, Anda akan menjumpai berbagai macam keuntungan yang tidak akan Anda peroleh di instrumen investasi yang lainnya.

Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Sesungguhnya, main saham atau lebih tepat disebut investasi saham tidaklah sesulit yang dibayangkan publik. Pergerakan harga saham sendiri dapat ditelaah lebih lanjut. Ada dua jenis pendekatan yang wajib Anda kuasai jika Anda ingin berhasil dalam investasi saham Anda.

Pertama adalah dengan cara melihat latar belakang, karakteristik, serta nilai – nilai perusahaan itu sendiri yang lebih dikenal dengan sebutan analisa fundamental.

Kedua adalah dengan cara analisa teknikal. Cara kedua ini menggunakan pendekatan yang sangat berbeda dengan cara yang pertama. Semua analis saham profesional menggunakan konsep analisa teknikal untuk mengetahui pola pergerakan harga saham di pasar dari formasi grafik yang terbentuk oleh pergerakan harga yang terjadi. Anda perlu tahu bahwa analisa teknikal sendiri terbagi menjadi dua bagian besar, yakni analisa teknikal klasik dan analisa teknikal modern.

Analisa teknikal klasik menganalisis pergerakan harga saham murni hanya dari grafik saja, di dalamnya mencakup proses tarik-menarik garis (trendline, support, resistance), serta diimbangi dengan analisa volume.

Analisa teknikal modern menganalisis pergerakan harga saham dengan menggunakan beberapa perhitungan matematika seperti nilai rata-rata, standar deviasi, laju eksponensial, transformasi, serta berbagai jenis lainnya. Yang paling sederhana dan sering digunakan adalah harga rata-rata berjalan (moving average) serta perhitungan stochastic oscillator.

Hal-hal diatas inilah yang membuat kebanyakan investor retail malas mempelajarinya dan akhirnya melakukan transaksinya hanya berdasarkan rumor-rumor yang seringkali menyesatkan. Hal-hal di atas dianggap bersifat kompleks dan mayoritas orang mengatakan bahwa belajar main saham itu susah. Hal ini terjadi karena orang tersebut tidak mau mempelajarinya terlebih dahulu, dan mau cepat- cepat ‘jago’ dalam melakukan investasi saham. Ikut Kursus Saham dapat membuat kita paham akan hal ini.

Tentu hal itu tidaklah mungkin. Tidak ada orang yang langsung menjadi ‘pro’ dalam sebuah bidang tanpa mempelajari dan mencurahkan seluruh waktunya ke bidang tersebut.

sumber:ferdiedarmawan.com

Cara Analisa Fundamental Forex dan Saham


Dalam mekanisme pasar foreign-exchange market (forex) bergantung pada dua tipe analisis dasar yang digunakan dalam pasar saham: Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal. Penggunan analisis teknikal dalam forex kurang lebih lebih sama : harga diasumsikan merefleksikan semua berita dan grafik sebagai objek utama dari analisis teknikal. Namun tidak seperti perusahaan, negara tidak memliki neraca keuangan, sehingga bagaimana analisa fundamental bisa dilakukan pada mata uang?

Karena analisis fundamental adalah mengenai bagaimana melihat nilai interinsik dalam sebuah investasi, dalam penerapannya pada pasar forex dilakukan dengan menganalisis kondisi ekonomi yang mempengaruhi nilai mata uang suatu negara. Untuk yang baru belajar atau Kursus Forex, disini kita akan melihat beberapa faktor fundamental utama yang berperan dalam pergerakan mata uang.

Indikator-indikator Ekonomi

Indikator ekonomi adalah laporan yang dirilis oleh pemerintah maupun organisasi swasta yang memberikan rincian mengenai kinerja ekonomi negara. Laporan ekonomi merupakan salah satu laporan dari kesehatan ekonomi suatu negara yang diukur secara langsung, namun perlu diingat bahwa banyak faktor dan kebijakan akan memberikan dampak pada kinerja ekonomi negara.

Laporan ini dirilis pada waktu yang telah dijadwalkan, memberikan pasar indikasi apakah ekonomi sebuah negara telah meningkat atau menurun. Dampak dari laporan ini dapat dibandingkan dengan bagaimana laporan pendapatan, pelaporan perusahaan ke badan pengawas pasar modal dan laporan lainnya yang dapat mempengaruhi sekuritas. Dalam forex, seperti dalam pasar saham, adanya pergerakan diluar kondisi normal dapat menyebabkan pergerakan harga dan volume yang besar.

Anda dapat mengenali beberapa laporan ekonomi, seperti angka pengangguran, yang terpublikasi dengan baik. Yang lainnya, seperti statistik perumahan. Namun, setiap indikator memiliki tujuan tertentu dan akan sangat berguna. Disini kita akan memberikan garis besar empat laporan utama, beberapa diantaranya dipergunakan sebagai perbandingan indikator fundamental yang digunakan oleh investor ekuitas :

Gross Domestic Product (GDP)

GDP dianggap sebagai pengukur ekonomi suatu negara dan merupakan total nilai pasar yang terdiri dari produksi barang dan jasa suatu negara selama periode tertentu. Angka GDP seringkali dianggap sebagai indikator lagging (indikator menyusul), kebanyakan trader fokus pada dua laporan yang dirilis beberapa bulan sebelum laporan GDP final: laporan GDP advanced – rilis pertama dan laporan preliminary – revisi pertama. Revisi signifikan antara laporan ini dapat menyebabkan votalitas.

Retail Sales (Penjualan Ritel)

Laporan penjualan ritel mengukur total penerimaan seluruh riteler dalam suatu negara. Pengukuran ini berdasarkan dari sample toko ritel diseluruh negara. Laporan ini sangat berguna karena merupakan indikator dari pola belanja konsumen setelah penyesuaian musim. Laporan ini dapat digunakan untuk memprediksi kinerja dari indikator lagging dan menilai arah perekonomian. Revisi laporan advance dan penjualan ritel akan menyebabkan volalitas.

Untuk lebih mendalami tentang forex dan saham. Anda dapat mengikuti Kursus Forex dan saham.

mahadanalearning.com

Tips Menggunakan Analisa Fundamental Forex Saham


Industrial Production ( Produksi Industri)

Laporan ini menunjukkan perubahan pada total produksi pabrik, pertambangan dan perusahaan pelayanan suatu negara. Dan juga memberikan laporan Capacity Utilization (utilisasi kapasitas), menghitung tingkat kapasitas yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini cocok bagi suatu negara untuk melihat peningkatan produksinya apakah telah maksimum atau mendekati kapasitas utiltas maksimum. Ikuti juga Kursus Saham agar kemampuan analisa Anda makin bertambah.

Trader menggunakan indikator ini biasanya berkaitan dengan utilitas produksi, yang dapat menjadi sangat volatile (berfluktuasi) dan sangat dipengaruhi oleh perubahan cuaca. Revisi signifikan pada laporan dapat disebabkan oleh perubahan cuaca, yang pada gilirannya nanti, akan menyebabkan volalitas pada mata uang negara.

Consumer Price Index (CPI)

CPI mengukur mengukur rata-rata perubahan harga pada barang dan jasa yang terdiri lebih dari 200 kategori berbeda. Laporan ini, bila dibandingkan dengan ekspor negara, dapar digunakan untuk melihat apakah sebuah negara mencetak keuntungan atau kerugian pada produksi barang dan jasa.

Beberapa indikator utama termasuk purchasing managers index (PMI), producer price index (PPI), laporan durable goods (barang tahan lama) , employment cost index (ECI), dan housing starts. Dan jangan lupa banyak laporan swasta yang dirilis, dan yang paling terkenal diantaranya adalah Michigan Consumer Confidence Survey.

Jadi, bagaimana semua ini dapat digunakan?

Mengukur indikator ekonomi suatu negara, perubahan kondisi yang dilaporkan akan secara langsung memperngaruhi harga dan volume mata uang suatu negara. Penting untuk diingat, bahwa indikator yang telah dibahas di atas tidak hanya hal-hal yang mempengaruhi harga mata uang. Masih ada laporan pihak ketiga, seperti faktor teknikal dan banyak lainnya yang juga akan mempengaruhi penilaian mata uang secara drastis. Berikut tips buat yang belajar atau Kursus Saham yang dapat membantu anda ketika melakukan analisa fundamental di pasar saham:

* Siapkan dan simpanlah kalender ekonomi yang berisi daftar indikator ekonomi dan kapan mereka akan merilisnya. Juga tetap awasi pergerakan kedepannya; biasanya pasar akan bergerak dalam mengantisipasi indikator tertentu ataupun laporan yang akan dirilis nantinya.

* Cari tahu mengenai indikator ekonomi yang paling banyak menjadi perhatian pasar pada waktu tertentu. Indikator tersebut akan menjadi katalis untuk harga terbesar dan pergerakan volume. Sebagai contoh, ketika dolar AS melemah. inflasi akan menjadi salah satu indikator yang menjadi fokus perhatian.

* Mengetahui ekspektasi pasar mengenai data, dan memperhatikan apakah ekspektasi yang ada terpenuhi atau tidak. Sejauh ini yang terpenting adalah data itu sendiri. Terkadang ada perbedaan antara ekspektasi dan hasil aktual, menyadari kemungkinan pembenaran pada perbedaan ini.

* Jangan terlalu cepat bereaksi atas berita yang ada. Sering kali, angka dirilis dan kemudian akan direvisi, dan dapat berubah dengan cepat. Perhatikan revisi ini, karena mungkin saja ini akan menjadi alat yang berguna untuk melihat trend dan mengambil langkah yang lebih akurat untuk laporan mendatang.

Penutup

Ada banyak indikator ekonomi, dan bahkan laporan swasta yang dapat digunakan untuk mengevaluasi fundamental forex. Ketika digunakan dengan benar, indikator ini dapat menjadi sumber yang berharga untuk setiap trader forex.

mahadanalearning.com

Sekilas Bisnis Percetakan di Indonesia


Percetakan adalah sebuah proses industri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Dia merupakan sebuah bagian penting dalam penerbitan dan percetakan transaksi.

Banyak buku, koran, brosur, flyer dan majalah sekarang ini biasanya dicetak menggunakan teknik percetakan offset. Image yang akan dicetak di print diatas film lalu di transfer ke plat cetak. Warna-warna bisa didapatkan dengan menimpakan beberapa pola warna dari setiap pelat offset sekaligus.

Teknik percetakan umum lainnya termasuk cetak relief, sablon, rotogravure, dan percetakan berbasis digital seperti pita jarum, inkjet, dan laser.

Dikenal pula teknik cetak poly untuk pemberian kesan emas dan perak ke atas permukaan dan cetak emboss untuk memberikan kesan menonjol kepada kertas.

[sunting] Sejarah

Percetakan mempunyai catatan sejarahnya sendiri. Sejarah menuliskan informasi tanggal dari gambar dinding gua yang berumur lebih dari 30.000 tahun. Pada tahun 2500 B.C., orang Mesir mengukir hieroglyphics pada batu. Akan tetapi, percetakan yang kita ketahui sekarang tidak ditemukan hingga lebih dari sekitar 500 tahun yang lalu.

Orang China membuat banyak penemuan. Mereka menemukan kertas di abad pertama dan moveable type yang terbuat dari tanah liat sekitar abad ke-11. Orang Korea pertama kali membuat moveable type dari perunggu pada pertengahan abad ke-13. Akan tetapi, tidak diketahui adanya hubungan antara penemuan awal orang Asia dan penemuan percetakan di Eropa pada abad ke-15.

Di Eropa, sebelum percetakan ditemukan, semua informasi yang tercatat ditulis dengan tangan. Buku-buku dengan hati-hati disalin oleh ahli tulis (scribes) yang sering menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan satu jilid buku. Metode ini begitu lambat dan mahal dan hanya sedikit orang yang memilik kesempatan atau kemampuan untuk membaca karya yang telah selesai.[1]

Kemungkinan besar percetakan pertama kali ditemukan untuk mempermudah penduplikasian Injil. Jika sebelumnya ditulis dengan tangan di ruang scriptoria, maka sejak zaman renaisans manusia mulai berpikir untuk mempercepat proses ini lewat produksi massal.

Teknik cetak pertama kali yang dikenal dimulai dari Kota Mainz, Jerman pada tahun 1440 yang merupakan sentra kerajinan uang logam saat itu. Pertama kali metode cetak diperkenalkan oleh Johannes Gutenberg dengan inspirasi uang logam yang digesekkan dengan arang ke atas kertas.

Relief uang logam menimbulkan ide untuk membuat permukaan dengan tinggi bervariasi. Hal ini dikenal dengan nama cetak tinggi.

id.wikipedia.org

Temukan Info lainnya di juga Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Cara Bikin Brosur yang Efektif dan Tepat Sasaran


Apa sih tujuan orang membuat Brosur? Ingin produknya dikenal dan laku? laku, copy, headline, Atau buat keren-kerenan biar produknya naik gengsi? Banyak perusahaan membuat brosur sampai dicetak ribuan exemplar dengan biaya jutaan rupiah. Kalau brosur yang dibuat tidak berdampak terhadap perusahaan kan sayang uang jutaan rupiah hilang begitu saja.

Saya pernah menerima brosur di suatu mal di bekasi. Melihat covernya saya tidak melihat kelebihan atau keunggulan produk yang dipromosikan. Ah, males ngelihat isinya… Akhirnya daripada nyempit-nyempitin kantong, brosur tersebut saya lempar ke tempat sampah. Capek deeeh…

Nah, jangan sampai brosur yang anda buat bernasib sama dengan brosur yang saya buang tadi. Ada beberapa tips agar brosur anda efektif.

Copy headline langsung menjelaskan keunggulan produk.

5 detik pertama target audience ( TA ) sudah bisa menangkap produk apa yang dijual serta keunggulan utamanya. Copy headline dan subheadline (bila ada) serta visual harus dapat men-triger ( mendorong ) minat TA. Misal, Jerawat ga datang lagi! Buktiin deh!(Produk anti jerawat), ……. Dengan headline dan image tersebut orang dibawa untuk melihat isi brosur.

Isi brosur menjelaskan produk secara singkat namun padat.

Jangan membuat TA bosan dengan copy yang bertele-tele agar informasi produk atau jasa yang dijual dapat di mengerti dengan cepat dan mudah. Melalui copy yang komunikatif, bangkitkan kebutuhan TA terhadap produk yang akan dijual.

Mengajak TA untuk action.

Jangan lupa informasi produk sedetail apapun tidak akan ada gunanya bila TA tidak diajak untuk action. Misal, …. Ayo kapan lagi anda bisa dapat produk seperti ini, mumpung promosi buruan datang! Atau …. segera kunjungi sekarang juga, dapatkan hadiah menarik untuk 25orang pertama.

Alamat atau identitas produk atau perusahaan.

Untuk penutup jangan lupa cantumkan alamat, no telpon atau email dimana produk bisa didapat agar TA bisa segera action.

Mengenai grafis atau artistiknya:

Warna: Jangan terlalu rame sehingga membuat silau TA dan tidak focus.

Sebaiknya warna dibuat yang “eye catching” agar brosur dapat menarik perhatian

Dan jangan pucat atau mendem yang membuat TA jadi malas mengambilnya.

Lay out atau tata letak: Disusun sesuai flow baca sehingga TA tidak muter-muter dalam melihat brosur.

Ok, mudah-mudahan cerita diatas dapat bermanfaat. Oh ya,… hampir lupa bila ada tambahan, kritik dan saran, saya dengan senang hati menerimanya.

justduit.wordpress.com

Temukan Info lainnya di juga Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Tips Membuat Brosur Untuk Usaha dan Bisnis Anda


Pepatah "bangun dan mereka akan datang" itu sangat menolong bagi beberapa orang pemasaran. Anda bisa membuat Brosur efektif yang membuat orang tertarik kepada anda jika anda mengikuti beberapa langkah sederhana di bawah ini.

Jangan menghemat uang dengan membeli kertas yang kurang berkualitas atau foto yang kurang bagus, itu hanya akan membuat orang berpikir bahwa produk anda itu tidak berkualitas. Habiskan uang anda untuk pencetakan yang berkualitas, maka konsumer anda yang tertarik akan membayar apa yang sudah anda keluarkan.

Yang anda butuhkan:

* Foto

* Tulisan menarik

* Informasi kontak

Cara pembuatan:

1. Gunakan foto. Tidak ada hal lain yang bisa mengalihkan perhatian mata dan imajinasi dibandingkan dengan foto yang diambil dengan baik dan lokasi yang sesuai, sehingga bisa menceritakan tempat penginapan anda hanya dalam sekilas pandang. Masukkan kontur tanah, kenyamanan, kamar dan hal-hal lain yang menarik di dalam tempat penginapan anda. Semua orang selalu senang melihat sebuah gambar kolam berwarna biru langit yang anda tawarkan.

2. Buat deskripsi anda jelas dan mengundang orang. Orang ingin mengetahui sekilas apa yang anda tawarkan dan apakh itu membuat mereka tertarik. Mereka mungkin sudah membaca lusinan Brosur dan tidak menghargai tulisan yang membosankan atau yang terlalu rinci. Tulisan seperti "Kamar seluas 50 m2 yang mempunyai TV 72-inch dan balkon sepanjang 4,5 m yang ditutupi dengan atap kayu" bisa dirubah menjadi "Kamar sejuk yang menawarkan televisi uuran sinema untuk malam yang menyenangkan dan meriah dengan balkon seukuran kamar."

3. Masukkan harga. Meskipun harga anda berubah-ubah dan anda tidak ingin menghabiskan uang untuk sesuatu yang terus diperbaharui, berikan kepada orang setidaknya kisaran harga yang mereka inginkan. Ratusan? Atau ribuan dollar?

4. Tawarkan berbagai macam pilihan tentang apa yang bisa orang lakukan di tempat penginapan anda. Untuk menarik orang, pastikan memasukkan aktivitas yang cocok untuk semua gaya hidup. "Dekat dengan bukit untuk mendaki, atau cabana bar dan shuffleboard untuk mereka yang ingin beraktivitas ringan."

5. Masukkan apa yang membuat tempat penginapan anda unik atau berbeda. Anda mungkin bersaing dengan banyak tempat penginapan lain, jadi pastikan mengatakan apa yang menonjol pada penginapan anda. "Satu-satunya tempat penginapan yang kolam renangnya ada atap." "Bar dan dance floor buka 24 jam." "Anak-anak dan hewan peliharaan selalu disambut baik dengan adanya layanan pengasuh anak dan layanan penitipan hewan."

Selamat membuat Brosur, Semoga Usaha dan Bisnis Anda Sukses Selalu!

Sumber: Ryn Gargulinski